TANGERANG SELATAN WEATHER

Minggu, 29 Januari 2023

Clear Air Turbulance (CAT)

Clear air turbulence (CAT) adalah gejala turbulensi udara yang terjadi di atmosfer tanpa dapat dilihat oleh pilot atau radar. Ini biasanya terjadi di ketinggian yang cukup tinggi di atas awan dan dapat menyebabkan perubahan mendadak dalam tekanan udara, kecepatan angin, dan arah angin. CAT dapat menyebabkan kerusakan pada pesawat dan cedera pada penumpang dan awak pesawat jika tidak diantisipasi dengan baik. Clear air turbulence (CAT) dapat terjadi karena beberapa faktor, diantaranya:
  • Jet stream: Arus udara yang cepat yang bergerak di atmosfer tinggi dapat menyebabkan turbulensi di sekitarnya. Jet stream dapat mencapai kecepatan hingga 200 kph atau lebih, dan dapat menyebabkan perubahan mendadak dalam tekanan udara, kecepatan angin, dan arah angin.
  • Sistem front: Pertemuan antara udara dingin dan udara panas dapat menyebabkan terbentuknya sistem front yang dapat menyebabkan turbulensi di sekitarnya.
  • Aktivitas vulkanik: Erupsi vulkanik dapat menyebabkan terjadinya awan cepat yang dapat menyebabkan turbulensi.
  • Terowongan udara: Terowongan udara adalah area di atmosfer yang mengalami perbedaan tekanan dan kecepatan angin yang cepat. Ini dapat menyebabkan turbulensi di sekitarnya.
  • Terowongan udara lembah: Terowongan udara lembah adalah area di mana terjadi perbedaan tekanan dan kecepatan angin yang cepat antara dua lembah. Ini dapat menyebabkan turbulensi di sekitarnya.
  • Terowongan udara gunung: Terowongan udara gunung adalah area di mana terjadi perbedaan tekanan dan kecepatan angin yang cepat antara dua gunung. Ini dapat menyebabkan turbulensi di sekitarnya.
  • Terowongan udara laut: Terowongan udara laut adalah area di mana terjadi perbedaan tekanan dan kecepatan angin yang cepat antara dua laut. Ini dapat menyebabkan turbulensi di sekitarnya.
Clear air turbulence (CAT) dapat memiliki efek yang signifikan pada penerbangan, diantaranya:
  • Kerusakan pada pesawat: CAT dapat menyebabkan kerusakan pada pesawat, termasuk retakan pada sayap, ekor, dan kabin. Kerusakan ini dapat membahayakan keselamatan penumpang dan awak pesawat.
  • Cedera pada penumpang dan awak pesawat: CAT dapat menyebabkan cedera pada penumpang dan awak pesawat, termasuk luka ringan hingga berat. Penumpang yang tidak duduk dengan aman dapat terlempar dari kursi mereka.
  • Gangguan penerbangan: CAT dapat menyebabkan gangguan penerbangan, termasuk perubahan jalur penerbangan, penundaan penerbangan, dan pembatalan penerbangan. Ini dapat menyebabkan kerugian finansial bagi maskapai penerbangan dan kekhawatiran pada penumpang.
  • Konsumsi bahan bakar yang lebih banyak: CAT dapat menyebabkan pesawat harus meningkatkan kecepatan untuk menghindari turbulensi, yang akan menyebabkan konsumsi bahan bakar yang lebih banyak.
  • Pengurangan jangkauan penerbangan: CAT dapat menyebabkan pengurangan jangkauan penerbangan, karena pilot harus menghindari area yang terkena turbulensi.
  • Beban kerja yang lebih tinggi: CAT dapat menyebabkan beban kerja yang lebih tinggi bagi pilot dan awak pesawat, karena mereka harus bekerja keras untuk mengatasi situasi yang tidak stabil.
Ada beberapa cara untuk mendeteksi clear air turbulence (CAT), diantaranya:
  • Radar meteorologi: Radar meteorologi dapat mendeteksi turbulensi di atmosfer dengan mengukur perubahan tekanan udara, kecepatan angin, dan arah angin.
  • Satelit: Satelit dapat mendeteksi awan yang dapat menyebabkan turbulensi dengan mengukur perubahan suhu, kelembaban, dan albedo.
  • Penerbangan sebelumnya: Pilot dapat mengecek laporan penerbangan sebelumnya untuk melihat apakah ada laporan tentang turbulensi di jalur yang akan ditempuh.
  • Informasi meteorologi: Pilot dapat mengecek informasi meteorologi seperti laporan cuaca, analisis cuaca, dan prognosis cuaca untuk mengetahui apakah ada potensi turbulensi di jalur penerbangan.
  • Deteksi on-board: Beberapa pesawat dilengkapi dengan sistem deteksi on-board yang dapat mendeteksi turbulensi di atmosfer. Sistem ini dapat mengukur perubahan tekanan udara, kecepatan angin, dan arah angin, dan memberikan peringatan kepada pilot.
  • Pilot pengalaman : Pilot yang berpengalaman dapat mengenali gejala-gejala dari clear air turbulence seperti perubahan dalam tekanan udara, suhu dan kecepatan angin.
Walaupun ada beberapa cara untuk mendeteksi CAT, tetap saja CAT merupakan ancaman yang sulit untuk dideteksi dan dihindari sepenuhnya. Karena itu, pilot harus selalu siap mengatasi situasi yang tidak stabil dan membuat keputusan yang cepat untuk menghindari CAT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar